Oleh :
Agus Purbathin Hadi
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perdesaan (P3P)
Universitas Mataram
Disampaikan pada :
Workshop Nasional Perencanaan Kebijakan Teknologi Pengembangan Wilayah Perdesaan
Diposting oleh Admin 0 komentar
MODEL DAN IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN PETANI-NELAYAN KECIL DENGAN METODOLOGI P4K
DI PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT
THE MODEL AND IMPLEMENTATION OF SMALL FARMERS EMPOWERING WITH P4K METHODOLOGY IN WEST
Oleh :
Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Abstrak
Proyek P4K merupakan suatu proyek pendidikan petani-nelayan kecil (PNK) dengan metoda pemberdayaan partisipatif berkelanjutan yang disebut Metodologi P4K. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan Proyek P4K dan implementasi Metodologi P4K dalam upaya pemberdayaan PNK di Propinsi NTB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa dari aspek ekonomi, penyaluran/pengembalian kredit serta usaha bersama kelompok telah berjalan baik, dan dampaknya dapat meningkatkan kesejahteraan petani-nelayan kecil. Meskipun demikian, dari aspek penumbuhan, pembinaan dan keberlanjuta kelompok masih belum sesuai dengan prinsip-prinsip dan ruang lingkup pemberdayaan dalam Metodologi P4K.
Diposting oleh Admin 0 komentar
Oleh :
Pembangunan pertanian di Indonesia sampai saat ini masih menggunakan pendekatan kelompok dalam penyelenggaraan proses komunikasi pembangunan. Meskipun banyak ditemukan kelemahan dalam proses penumbuhan dan pengembangan kelompok tani, pendekatan kelompok ini masih perlu dipertahankan dan ditingkatkan, karena melalui pendekatan ini penyebaran inovasi teknologi pertanian diharapkan lebih cepat, terarah dan terencana. Kelompok-kelompok tani ini dapat dikembangkan tidak hanya sekedar sebagai media komunikasi untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan, yaitu bagaimana mengembangkan kelompok menjadi sistem sosial yang dinamis, yang dengan kekuatannya sendiri dapat mencapai perkembangan, kemajuan diri, dan peningkatan kehidupan mereka.
Diposting oleh Admin 0 komentar
RADIO KOMUNITAS SEBAGAI MEDIA PENYIARAN ALTERNATIF UNTUK PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT PERDESAAN
THE COMMUNITY RADIO AS AN ALTERNATIVE BROADCAST MEDIA
FOR RURAL COMMUNITY EMPOWERMENT
Oleh :
Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Abstrak
Lembaga penyiaran publik dan lembaga penyiaran swasta komersial kurang memberi perhatian terhadap kebutuhan komunikasi, informasi, pendidikan dan hiburan masyarakat perdesaan. Kegiatan penyuluhan pertanian yang selama ini menjadi wadah pemberdayaan masyarakat perdesaan saat ini juga kurang memberi dukungan kepada kebutuhan petani dan peranserta masyarakat. Lembaga penyiaran radio komunitas diharapkan dapat menjadi media penyiaran alternatif untuk pemberdayaan masyarakat perdesaan. Tulisan ini mencoba mengkaji berbagai aspek yang terkait dengan penyelenggaraan siaran radio komunitas.
Diposting oleh Admin 0 komentar